• Mendeteksi Kerusakan Shockbreaker Motor

    Peredam kejut atau shockbreaker belakang pada sepeda motor, memang masuk dalam category bagian slow moving. Mempunyai arti saat pemanfaatannya makin lebih lama, namun bukan bermakna dapat tiada henti dimanfaatkan. Penting dipahami, shockbreaker ikut punyai saat gunakan, tetapi memang tak ada patokan pastinya menurut apakah, lantaran semua kembali terkait dari pemanfaatan pengendara dan situasi jalan yg kerap di lewati. Walau begitu, menurut Kepala Bengkel Astra Motor Center Jakarta Rendra Kusuma, harusnya pemilik motor mulai mengerjakan penelusuran kala motornya udah masuk umur gunakan diatas dua tahun lebih. 

    Terkait : harga shockbreaker motor matic

    Ini Kata AHM " Patokan dari segi jarak atau waktu memang tak ada, namun harusnya ada pengawasan sendiri. Kebanyakan direkomendasikan penelusuran terperinci apabila motor udah dimanfaatkan lebih dari dua tahun, walaupun belum juga semestinya rusak atau mesti ditukar sekurang-kurangnya dapat menemukan lebih dahulu, " ujar Rendra saat lalu. Menurut Rendra, dari segi pemanfaatan peredam kejut belakang paling sering kerja tambahan,  lantaran hampir semuanya berat motor serta pengendara berpijak pada suspensi belakang. Sebab itu, apabila motor udah cukuplah lama dimanfaatkan, lebih baik pemilik mulai melungkan waktu buat menyaksikan situasi peredam kejut. Pahami tanda-tanda shockbreaker rusak dari visual. (Febri Ardani/KompasOtomotif) 

    Artikel Terkait : cara membuka baut

    Trik menemukan apabila dilaksanakan sendiri tiada butuh sibuk ke bengkel. Pertama dengan mengerjakan pemantauan pada situasi fisik shock belakang, fokusnya buat menyaksikan adakah resapan oli yg pertanda kebocoran, apabila ada karena itu dalam jangka periode khusus mesti ditukar. " Trik ke dua langsung mengetesnya, namun lebih baik dilaksanakan berboncengan. Kala melalui jalan yg banyak polisi tidur bakal merasa, apa sok banyak goyang serta berayun atau mungkin tidak. Apabila irama ayunnya cukuplah banyak, dapat diyakinkan kalau cuma per-nya saja yg kerja sesaat bagian peredam beda udah gak memiliki fungsi, " kata Rendra. 

     


  • Comments

    No comments yet

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Add comment

    Name / User name:

    E-mail (optional):

    Website (optional):

    Comment: