• HUT ke-15 Timor-er

    Serpong – Apakah yang anda pikirkan bila sekarang ini ada orang yang mengulas sedan Timor? Timor ialah kendaraan roda empat atau mobil bikinan Korea Selatan yang sempat di-import Indonesia dengan built-up sampai 40.000 unit diakhir waktu pemerintahan Presiden Soeharto. 

     

    Mobil yang di produksi oleh Korean International Automotive (KIA) itu mempunyai nama variasi aslinya Sephia. Namun, mobil ini di Indonesia dinamakan Timor oleh PT Timor Putra Nusantara (TPN) yang saat itu di pimpin oleh Hutomo Mandala Putra Soeharto alias Tommy Soeharto. 

     

    Awalannya, kehadiran mobil ini ke Indonesia akan jadikan menjadi mobil nasional (mobnas). Gagasan awalannya, sesudah mobil ini ‘merakyat’ di Indonesia, yang akan datang PT TPN akan dikasihkan lisensi oleh KIA untuk menghasilkan mobil ini dengan besar-besaran hingga harga nya bisa didesak jadi serendah mungkin. 

     

    Namun, bersamaan dengan perjalanan riwayat politik Indonesia, harapan itu kandaslah telah. Akan tetapi sekitar 40.000 sedan timor yang import built-up dari Korea serta sudah sempat ‘menginap’ di Bandara Soekarno-Hatta itu pada akhirnya laris diserap beberapa customer otomotif lokal Indonesia. 

     

    Sampai sekarang, beberapa pemilik sedan Timor itu masih menjaga sedan itu menjadi kendaraan andalan mereka. Bahkan juga, mereka sekarang terhimpun ke satu club mobil yang diberi nama Timor-er. Bila ditranslate pada umumnya, makna kata Timor-er itu ialah pemilik sedan Timor. 

     

    Komune itu dibangun pada 2003 yang lalu serta pada Agustus 2018 ini telah berumur 15 tahun. Persiapan pembentukan komune ini telah dikerjakan semenjak 1999. Saat itu, beberapa anggota Timor-er masih tetap terhimpun dalam satu mailing daftar (milis) dengan online. 

     

    Saat pertama-tama dibuat, komune ini langsung mempunyai akte pendirian dan jadi komune dengan status berbadan hukum yang didapat dari Menterian Hukum serta HAM (Menkumham). 

     

    Menurut, Yudi Mardianto, Ketua Umum Timor-er, pendaftaran komune itu ke Menkumham mempunyai tujuan untuk mengendalikan segi ekonomis komune itu. Itu begitu dibutuhkan, terpenting saat komune berslogan “It’s just not an automotive club, it’s the Timor-er family” itu minta suport sponsor dari beberapa pihak untuk melakukan beberapa pekerjaan. 

     

    Dengan terdaftarnya Timor-er di Kemenkumham, jadi komune itu telah bisa penuhi salah satunya kriteria dari beberapa calon sponsor mereka tentang segi legalitas, menjadi satu komune yang berbadan hukum serta siap terima suport sponsorship dan mempertanggungjawabkannya dengan hukum saat penerapan pekerjaan itu. (Abraham Sihombing)

     

    Situs Sumber : mobil baru 2019


  • Comments

    No comments yet

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Add comment

    Name / User name:

    E-mail (optional):

    Website (optional):

    Comment: