• Sesudah mengulas bermacam ubahan pada design R25 paling baru, sekarang waktunya bahasan berubah pada perform serta handling dari produk paling baru Yamaha ini. Tempat pengetesan ada di circuit Sentul yang pas dengan aura sport motor 250 cc itu. 

     

    Perform Ada di circuit, pergantian dari R25 standard dikerjakan pada ban yang dipakai. Bila pada ban standard memakai ban IRC ukuran belakang 140/70-17 serta depan 110/70-17, waktu pengetesan memakai Pirelli Diablo Supercorsa ukuran yang sama spesial untuk balap. Dari mesin, R25 paling baru masih tetap memakai mesin yang sama juga dengan mode terdahulu. Mesin 4 tidak DOHC in line 2 silinder ini membuahkan tenaga 35,5 tk pada 12.000 rpm serta torsi 22,6 Nm pada 10.000 rpm. 

     

    Mesin ini memberi tenaga baik di putaran atas serta bawah saat menggeber di circuit. Tidak ada kekurangan baik di batas atas RPM yang menyentuh angka 14.000 rpm ikut waktu buka gas pertama-tama. Transmisi enam percepatan berasa cukuplah gampang dalam beralih gigi. Memakai skema pengoperasian 1-N-2-3-4-5-6 perpindahan berasa cepat serta sama dengan kemauan pengendara. 

     

    Yamaha R25 paling baru ada dengan beberapa pergantian(Kompas.com/Setyo Adi) Handling Tidak hanya dari sisi design Yamaha ikut berkonsentrasi pada bagian feel berkendara serta pengendalian R25. Mereka mengutarakan pergantian pada mode paling baru ini tempat berkendara jadi lebih sporty. 

     

    Faktanya, pergantian pada bentuk tangki dan tinggi kemudi yang di turunkan 22 mm membuat tempat berkendara lebih menunduk. Tempat jok ikut membuat pengendara lebih mantab untuk bermanuver dengan motor berbobot 166 kg ini. Masalah handling tidak dapat dilepaskan dari pergantian pada suspensi depan yang sekarang ini telah memakai upside-down dengan ukuran 37 mm. 

     

    Motor ini bertambah konstan waktu masuk serta keluar tikungan dan tidak ada tanda-tanda body motor bergoyang yang sering berasa di mode terdahulu. Mungkin ini pula di pengaruhi pada pergantian settingan di shock belakang R25. Plus pemakaian rangka mode diamond yang meningkatkan rigid motor ini. Masalah pengereman, Yamaha memakai single disc pada depan belakang. 

     

    Performnya cukuplah menolong perlambat untuk masuk ke tikungan circuit Sentul. Simak juga: Obat Ganteng Sah dari Yamaha untuk R25 Rangkuman Lepas dari pemakaian mesin lama yang tidak memperoleh penambahan feature apa pun, Yamaha R25 bisa saja pilihan buat pengagum motorsport 250 cc terpenting fans fanatik merk garpu tala. 

     

    Yamaha ikut mengkompensasi dengan beberapa pergantian yang cukuplah mengagetkan dari bagian design serta ciri-ciri berkendara. Sayangnya belumlah ada feature ABS pada motor ini. Walau sebenarnya untuk mode R3 yang di-export ke Eropa telah disiapkan feature pengereman itu. Yamaha R25 dibandrol Rp 58,6 juta untuk variasi standard serta Rp 58,9 juta-an untuk Movistar Livery. 

     

    Source : referensi artikel


    your comment
  • Buat praktisi motor, pilih ban motor modifikasi jadi perihal yang terpenting, karena begitu memastikan kenyamanan serta keamanan waktu berkendara di jalanan. 

     

    Tidak hanya berperan menjadi pengontrol arah laju kendaraan, ban ikut berperan menjadi peredam getaran serta guncangan sebelum pada akhirnya diredam seutuhnya oleh suspensi. Karena itu, tidak dapat asal pilih ban. 

     

    Ditambah lagi kontur jalanan Indonesia yang tidak selalu mulus, keperluan akan ban yang ‘serba bisa’ juga jadi tambah tinggi. Terpenting buat mereka yang tinggal di daerah pegunungan atau di kota dengan curah hujan tinggi. Karena, berkendara waktu hujan tentu melalui keadaan jalan yang basah serta licin, membuat motor dapat alami selip ban serta terjatuh. 

     

    Di kota-kota besar juga sekarang ikut tengah alami kondisi cuaca yang tidak menentu. Terkadang, hujan dapat hadir tidak diduga. Karena itu, pilih ban yang mempunyai daya cengkram yang kuat. Untuk berkendara di jalanan basah serta kering memerlukan kompon ban yang sesuai dengan. 

     

    Seperti dikutip dari Planet Ban, ada banyak hal lainnya yang perlu dilihat waktu pilih ban tidak hanya ketepatan kompon, diantaranya ialah jalur atau kembangan pada ban. Tidak cuma keadaan atau tingkat kedalaman jalur pada telapak ban saja yang perlu dilihat, tetapi ikut skema ukirannya. 

     

    Untuk ban yang dipakai untuk jalanan kering dan basah mesti mempunyai ukiran skema yang cukuplah dalam untuk dapat membelah air supaya ban dapat mencengkram aspal dengan baik saat jalanan basah. Sebab ukiran pada ban berperan menjadi jalan sekaligus juga memecah genangan air, membuat sisi ban yang menonjol dapat lebih baik mencengkram permukaan jalan. 

     

    Ban semacam ini telah tersedia banyak di market, salah satunya ialah keluaran brand asli Indonesia, Corsa yang ada dengan Corsa Platinum Cross S. 

     

    Ban Corsa 

     

    Baca : pilihan ban corsa untuk motor matic

     

    Dengan design telapak ban type Block yang sporty, ban type ini dapat tampil agresif serta optimal di semua type permukaan jalan, baik kering ataupun basah. Design jalur bannya dibuat lebih dalam hingga mempunyai umur gunakan lebih lama sekaligus juga tingkatkan kenyamanan waktu berkendara. 

     

    “Ban itu ialah penyangga yang begitu penting dari kendaraan, jadi perform dari ban ialah elemen yang akan memengaruhi keamanan serta kenyamanan dalam berkendara,” papar Youk Tanzil, founder dari Ring of Fire Adventure dalam acara rilis Corsa Cross S, Selasa (24/4/2018). 

     

    Konstruksi ban ini dibuat spesial untuk mengoptimalkan perform serta ketahanan ban. Di dukung dengan tehnologi hybrid compound paling baru, meningkatkan ketahanan serta jarak tempuh yang lebih jauh tiada kurangi daya cengkramnya. Ban ini pula memberi kestrabilan di jalanan aspal atau tanah dengan dinding ban yang kuat. 

     

    Salomon Manalu, Brand Manager Corsa menuturkan jika kelebihan ban ini tidak terlepas dari penelitian serta peningkatan yang dikerjakan oleh rim R&D PT Multistrada Arah Fasilitas Tbk yang lihat kontur jalan di Indonesia begitu bermacam, dari halus, berkerikil, sampai basah. 

     

    “Corsa Platinum Cross S didukung oleh tehnologi kombinasi kompon carbon black serta silica, melalui aplikasi tehnologi ini dapat membuahkan kompon 50% lebih awet daripada type kompon lainnya serta tiada kurangi daya cengkram pada ban serta aspal. Hingga ban ini bisa menjadi pilihan yang pas buat pengendara off road serta on road baik dari sisi kenyamanan berkendara dan aspek ekonomi, sebab keawetanya ini,” jelas Salomon. 

     

    Dengan semua keunggulannya ini, tentu saja Corsa Platinum Cross S dapat jadi pilihan yang pas. Ban corsa ini juga mempunyai rim guard yang didesain demikian rupa supaya dapat membuat perlindungan velg dari bentrokan. 

     

    Keunggulannya tidak berhenti di pemakaian motor keseharian saja, terdapat beberapa kembali keunggulan lainnya yang dipunyai ban dual purpose ini yang dapat dipelajari selanjutnya di sini. 


    your comment
  • Mobil-mobil elegan tidak cuma tawarkan kenyamanan, keamanan, feature mutakhir, serta perform mesin yang buas, tetapi ikut gengsi. Tidak bingung bila mobil type ini dibanderol di harga selangit. 

     

    Untuk umumnya orang, mempunyai mobil elegan ini cuma hanya mimpi. Tetapi bukan bermakna tidak mungkin, lho. Karena kamu masih dapat mempunyai mobil elegan walau dengan biaya yang pas-pasan. Triknya dengan beli vs sisanya. 

     

    Karena mobil-mobil elegan yang harga barunya dibanderol gila-gilaan, harga sisanya malah sering terjun bebas. Tidak yakin? Cek saja mobil-mobil elegan ini yang harga nya cukup miring: 

     

    1. Toyota Crown tahun 2002 

    Toyota Crown satu ini termasuk juga mobil elegan. Mobil ini dibanderol di harga Rp 800 juta pada tahun 2002 kemarin. Tetapi harga sisanya saat ini rata-rata Rp 120 juta, lho. 

     

    Memang sich mobil ini telah berusia. Tetapi, jika dirawat dengan benar oleh pemiliknya, kemewahannya masih terpancar, lho. Diluar itu mobil ini pula tentunya tambah lebih nyaman dari LMPV keluaran baru. 

     

    Dari bidang mesin, tenaga mobil ini pula cukup bertenaga. Lihat saja kubikasi mesinnya yang 3.000 cc dengan transmisi matic empat atau lima percepatan. Diluar itu mobil ini pula telah mempunyai feature AC yang bisa berjalan ke kiri serta kanan dengan automatis. 

     

    Satu kembali yang akan membuat kamu kerasan di mobil ini, yaitu kekedapan kabinnya yang jempolan serta suspensinya yang begitu lembut. 

     

    2. Mercedes Benz E 200 tahun 2006 

    Jika masalah bagus, Mercedes Benz ialah agunan, termasuk juga type Type E 200. Diluar itu mobil Jerman ini pula tawarkan kemewahan interior yang ciri khas Eropa. Serta janganlah ragukan perform mesinnya yang berkubikasi 2.000 cc dengan skema transmisi matic dengan konfigurasi triptonic serta manual. 

     

    Kekedapan mobil ini pula jempolan, lho. Fitur-fitur yang diusungnya pasti akan membuat kamu merasakan aman sekaligus juga nyaman. Serta, nikmatnya kembali, vs 2006 mobil ini sekarang cuma dibanderol di harga rata-rata Rp 135 juta-an. Walau sebenarnya harga barunya dapat tembus diatas Rp 500 juta-an, lho! 

     

    3. BMW 320i tahun 2008 

     

    Pabrikan Jerman ini pula tidak kalah dengan Mercedes Benz. Tidak hanya bermacam feature mutakhir, BMW 320i lansiran tahun 2008 ini pula tawarkan perform mesin yang mengagumkan. Maklum, mesin 1.995cc 4 silindernya dapat menyemburkan tenaga sampai 148 ps. Walau tenaganya cukup buas, mobil ini populer hemat, lho. 

     

    Pertama kalinya launching pada 2008 lantas mobil ini dibanderol tidak kurang dari 660 juta. Saat ini harga nya seputar Rp 155 juta-an. Menarik sekali, kan?

     

    URL : carxbike


    your comment
  • Nyatanya dengan dana Rp 25-80 juta, ada banyak pilihan mobil sisa (mobkas) yang dapat diperoleh. 

     

    Akan tetapi tidak dapat mengharap banyak serta harus antisipasi kondisinya. 

     

    Menurut pembicaraan beberapa showroom mobil sisa di Depok, Jawa Barat, masih tetap ada peluang membawa Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia yang dibanderol dibawah Rp 80 juta. 

     

    Ronny Subagja, tenaga penjual Ciliwung Motor di Kelapa Dua, Depok, Avanza serta Xenia tahun 2006 atau 2007 dibandrol Rp 80 juta-an. 

     

    Tetapi bila ingin mencari pandangan lainnya, mungkin dapat diambil fragmen city car sama-sama Toyota atau Daihatsu, diantaranya Agya serta Ayla produksi 2014 serta 2015. 

     

    Ada pula type hatchback dari Toyota, yakni Yaris 2006. "Untuk Toyota Yaris tahun 2006 dapat Rp 80 juta," kata Jay, penanggung jawab di diler Kara Mobil, Jl Margonda, Depok. 

     

    Bagaimana jika dibawah Rp 80 juta? Banyak, akan tetapi tahun yang di tawarkan termasuk tua. 

     

    Justru harga yang dikasihkan dapat dari mulai Rp 25 juta. 

     

    Baca Juga : harga mobil bekas 50 jutaan

     

    Permasalahannya, untuk mobil bernilai murah itu, showroom miliki prasyarat untuk dibayar dengan tunai, tidak dapat dikreditkan. 

     

    Di Jakarta serta sekelilingnya, telah jarang showroom yang miliki stock mobil murah di rata-rata 25 juta, terkecuali ada pesanan. 

     

    Showroom mobkas Kara Mobil sempat mendapatkan pesanan mobil dari customer akan tetapi dana yang disiapkan cuma Rp 25 juta. 

     

    Jay menjelaskan, customer diarahkan untuk melirik Toyota Kijang Rover serta Toyota Starlet tahun 1999 ke bawah. 

     

    Pilihan lainnya dapat diambil Toyota Soluna tahun 2004 dibandrol Rp 35 juta. 

     

    Diluar itu dapat juga diambil Suzuki Karimun lansiran 2004 seharga Rp 50 juta. 

     

    "Sebab mobil yang kita jual rata-rata 2005 ke atas, mobil yang semacam itu (tua serta murah) baru kita mencari jika ada order," sambung Jay. 

     


    your comment



    Follow articles RSS
    Follow comments' RSS flux